iklll

Showing posts with label LIGA. Show all posts
Showing posts with label LIGA. Show all posts

Friday, October 21, 2011

Sriwijaya Siap Gabung IPL Jika Sesuai Statuta

Meski secara tegas menyatakan masuk kelompok 14, namun Sriwijaya FC tetap membuka diri untuk mengikuti Indonesian Premier League (IPL). Tetapi dengan catatan PSSI sadar diri dan mau memperbaiki kekeliruan yang selama ini telah melanggar statuta.

"Kita sudah menerima surat dari PSSI tentang konfirmasi ulang bagi klub peserta IPL, dead linenya paling lambat tanggal 26 November nanti. Sejauh ini kita belum ada langkah untuk mendaftar ulang seiring dengan sikap PSSI sejauh ini," ungkap Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid, Kamis (20/10/2011).

Menurut Faisal, pihaknya akan melakukan rapat dengan pelatih dan manajemen untuk menentukan sikap.

SFC sejauh ini membuka pintu untuk bermain bersama IPL, namun dengan catatan PSSI memperbaiki beberapa hal yang selama ini dianggap kelompok 14 telah melanggar statuta.

"Kita harapkan ada perkembangan positif ke depannya, ada upaya dari PSSI untuk memperbaiki kualitas kompetisi dan tidak merugikan klub, sesuai dengan statuta, sehingga kompetisi berjalan dengan baik dan sehat, tidak seperti sekarang ini," jelas Faisal.

Menurut dia, adapun permintaan dari konfirmasi ulang yakni, pengisian form LP1 dan LP2. LP1 adalah formulir pendaftaran partisipasi klub mulai dari pemain dan kelengkapan lainnya, dan LP2 adalah formulir data kelengkapan manajemen SFC.

SFC sejauh ini, lanjut Faisal, sudah menyiapkan seluruh administrasi para pemain dan manajemen serta kelengkapan dokumen lainnya dan tinggal didaftarkan.

Hanya saja klub masih menahan diri hingga batas 26 November 2011, dengan harapan PSSI memperbaiki lebih dahulu aturan main kompetisi sesuai dengan kesepakatan kongres.

"Persoalannya saat ini adalah dinamika dari proses IPL itu sendiri. Kami sejauh ini akan menggelar rapat terlebih dahulu untuk menentukan sikap selanjutnya," jelas Faisal.

Wednesday, October 19, 2011

Kelompok 14 Siap Gelar Inter Island Cup

Klub-klub yang tergabung dalam Kelompok 14 mengungkapkan bahwa mereka akan menggelar Inter Island Cup sebagai partai ekshibisi sebelum digulirkannya kompetisi Indonesia Super Liga (ISL) musim ini.

Salah satu tokoh K-14, Harbiansyah Hanafiah, di Samarinda, Rabu mengatakan pra kompetisi sebelum ISL itu bakal menjadi bahan pembahasan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia, yang akan berlangsung 27 Oktober di Jakarta.

"Selain agenda kompetisi ISL, dan divisi di bawahnya, kami juga memasukan Inter Island Cup, sebagai pertandingan pra- kompetisi untuk semua peserta ISL, pertandingan ini bisa dikatakan sebagai partai eksebisi sebelum melakoni kompetisi sesungguhnya," tutur Harbiansyah yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur Persisam Putra Samarinda.

Menurut Harbiansyah, diselenggarakannya Inter Island Cup, selain sebagai ajang pemanasan semua tim, juga bertujuan untuk memberi hiburan kepada masyarakat sebagai pendukung tim K-14, yang cukup lama menantikan tim kebanggaannya bertanding. Pasalnya, tidak ditepis bahwa pelaksanaan kompetisi ISL masih lama berlangsung, yakni untuk sementara dijadwalkan pada 1 Desember 2011.

"Supaya ada hiburan bagi masyarakat, karena kompetisi mungkin baru bergulir 1 Desember 2011 mendatang," tegas Harbiansyah.

Berbeda dengan Inter Island Cup sebelumnya, yang hanya diwakili oleh salah satu tim terbaik di masing-masing Pulau dengan mengacu pada hasil akhir kompetisi ISL, pada Inter Island kali ini semua tim peserta ISL bakal ikut bertanding.

"Konsepnya mungkin tim di masing-masing pulau akan beradu untuk menentukan perwakilan mereka menuju babak semi final dan Final yang kemungkinan besar dilaksanakan di Solo, Jawa Tengah," papar Harbiansyah.

Pada RUPS nanti, selain agenda utama untuk memilih komisaris, dan direksi-direksi, dikatakan Harbiansyah juga sekaligus membahas keinginan beberapa klub diluar K -14 untuk bergabung mengikuti kompetisi ISL.

"Yang pasti kami tetap akan memberikan kesempatan, kepada klub lain yang ingin bergabung, karena harapan kami kompetisi ISL ini tentunya selain untuk meluruskan kembali Statuta, juga tidak mengabaikan aspek kualitas pertandingan yang akan disajikan," tegas Harbiansyah mengakhiri

"Tanpa PSSI, ISL dan PT. Liga Indonesia Tidak Sah"

 Klaim Kelompok 14 yang menyatakan bahwa kompetisi Indonesian Super League (ISL) yang mereka ikuti adalah sah dibantah oleh Ari Wibowo. Menurut CEO Persiraja Banda Aceh tersebut, klaim kelompok ini tidak tepat karena apapun namanya, apabila dilakukan di luar PSSI adalah tidak sah.

"Legitimasi hukum itu melekat di tubuh PSSI. Segala sesuatu di luar PSSI pastinya tidak sah. ISL dan PT. Liga Indonesia, sebagai penyelenggara ISL, itu bagian integral dari PSSI. Mereka sah karena tertulis di Statuta atau di Keputusan Kongres PSSI. Jadi, kalau merasa sah, tetapi berada di luar PSSI, itu pengesahan dari mana? Legitimasinya tidak ada sama sekali," papar Ari, Rabu (19/10).

Lebih lanjut, Ari mengungkapkan alasannya meluruskan hal ini karena adanya pembelokan opini yang dilakukan oleh kelompok-kelompok yang hendak menggulirkan breakaway league.

Akibat pembelokan opini tersebut, banyak orang yang tidak mengerti duduk permasalahan menjadi korban. "Publik harus tahu bahwa segala sesuatu di luar PSSI adalah tidak sah. Akibatnya, mereka tidak akan bisa berafiliasi ke AFC dan FIFA," tegas Ari.

Sebelumnya, dalam CEO Meeting jelang bergulirnya kompetisi Indonesian Premier League, sejumlah perwakilan klub yang menamakan diri Kelompok 14 menyatakan akan memboikot kompetisi dan menggulirkan breakaway league.

Mereka beralasan bahwa keputusan PSSI, untuk menggelar Indonesian Premier League dan menunjuk PT, Liga Prima Indonesia Sportindo sebagai penyelenggara kompetisi, cacat hukum. Hal ini, menurut kelompok yang dimotori Harbiansyah Hanafiah dan Wisnu Wardhana tersebut, tidak sesuai dengan hasil Kongres Bali. 

Monday, October 17, 2011

Klub Wajib Setor 10 Persen Laba Tiket ke LPIS

Anggota Komite Eksekutif PSSI Erwin Dwi Budiawan mengkritik regulasi kompetisi yang dikeluarkan oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Dalam regulasi itu, setiap peserta kompetisi wajib menyetorkan 10 persen keuntungan dari penjualan tiket ke PT LPIS.

Erwin mengatakan, peraturan berbahasa Inggris itu bisa jadi bakal menuai reaksi dari klub-klub sepakbola yang merasa dirugikan. Alasannya, pada kompetisi sebelumnya, PT Liga Indonesia selaku penyelenggara liga profesional belum pernah memungut 10 persen dari hasil penjualan tiket.

"Apa-apaan ini? Musim lalu tidak ada aturan yang mengharuskan klub-klub menyetor 10 persen dari hasil penjualan tiket setiap pertandingan. Apalagi, tahun 2012 klub-klub sudah tidak dapat bantuan APBD, itu kan jadi merugikan klub," kata Erwin sebagaimana dikutip Tribunnews.com, Senin (17/10/2011).

Erwin mengatakan, klausul terbaru itu sangat membebani klub-klub yang ditunjuk sebagai tuan rumah pertandingan. Dalam aturan itu, kata Erwin, tuan rumah juga harus menyiapkan transportasi dan akomodasi untuk wasit.

Erwin menduga aturan yang diterapkan PT LPIS ini mengadopsi langsung dari aturan AFC. "Saya pernah baca klausul ini, sama seperti regulasi di kompetisi U-16 AFC. Ada rincian transportasi, tuan rumah menyiapkan satu mobil jenis sedan dan satu unit mobil minibus," kata Erwin.

Jadwal Batal, Digeser Setelah SEA Games

Setelah dilakukan kick off pada 15 Oktober kemarin, kompetisi Indoensian Premier League  (IPL) langsung off lebih dari satu bulan. Lanjutan kompetisi rencananya baru akan diakukan pada 20 November merndatang.  Padahal awalnya PT Liga Primer Indonesia Sportindo (LPIS), pengelola kompetisi professional Indonesia,  merencanakan akan ada empat pertandingan lagi setelah kick off yang mempertemukan Persib Bandung melawan Semen Padang.

Dihubungi tadi malam, CEO PT LPIS Widjajanto menyatakan pihaknya memang sengaja hanya menggelar satu pertandingan saja setelah minta izin kepada AFC selaku federasi sepak bola Asia saat managers meeting di Hotel Ambhara Jakarta Kamis lalu (13/10).

"Setelah dilakukan negosiasi AFC memberi izin. Satu laga cukup untuk menunjukkan bahwa kita bisa gelar kompetisi sebagai persyaratan ikut atau tidak dalam Asia Champions League (ACL)," kata Widjajanto.  "Nanti empat pertandingan yang tidak jadi dilaksanakan pada Oktober akan digeser pada 26 November setelah SEA Games," sambungnya.

Menurut Widja, sapaan akrab Widjajanto, pertimbangan hanya gelar satu laga juga untuk menjawab jeritan klub. Dimana mereka banyak yang tidak sanggup melaksanakan kompetisi pada Oktober. Salah satu klub yang menyatakan keberatan diputarnya kompetisi adalah Persipura Jayapura. Bahkan, Persipura kirimkan surat resmi.

Widja mengklaim, kebijakan hanya memutar satu pertandingan saja pada Oktober juga telah diumumkan kepada managers meeting yang akhirnya berakhir deadlock itu.

Dikonfrimasi terpisah, Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F. Tiago mengungkapkan jika klubnya berkirim surat ke PSSI bukan karena tidak siap berkompetisi. Melainkan, Persipura menolak bertanding melawan Persiba Balikpapan di laga kedua IPL karena belum ada regulasi yang mengatur kompetisi kasta tertinggi ini. Demikian juga dengan apa yang diperebutkan dalam kompetisi ini.

"Kompetisi ini mewarkan apa kepada tim juara saja belum jelas. Hadiahnya berapa dan kemana setelah juara. Apakah ke ACL atau AFC Cup," kata Jacksen. "Klub juga belum menerima panduan untuk mengontrak pemain begitu juga dengan pengesahan pemain belum ada. Sementara kami biasa main di kompetisi resmi dan jenjangnya jelas," bebernya.

Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin mengaku tidak pernah mendapatkan pengumuman dari PT LPIS untuk pembatalan empat pertandingan yang rencananya digelar pada Oktober. Baik itu di managers meeting atau secara surat resmi dari PT LPIS. Karena itu, dia juga bertanya-tanya kenapa PT LPIS tidak jadi menggulirkan pertandingan selanjutnya.

"Bohong itu. Tidak ada pemberitahuan atau pengumuman dari PSSI atau PT LPIS untuk pembatalan pertandingan. Kalau alasannya tim tidak siap, Sriwijaya FC malah siap 100 persen untuk main di awal kompetisi. Tapi kami malah dikasih jadwal setelah SEA Games," tegas Hendri.

Racangan Jadwal IPL
15/10- Persib v Semen Padang
16/10- Persiba Bantul v Persipura
17/10- Deltras v Persema
19/10- Persib v Persipura
22/10- Persisam v Persiba Balikpapan

Sunday, October 16, 2011

BOPI Siap Fasilitasi Breakaway League

Tampaknya, keinginan 14 klub sepakbola yang keluar dari kompetisi Liga Prima Indonesia untuk memutar kompetisi sendiri akan segera terwujud. Pasalnya, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) siap memfasilitasinya.

"BOPI siap memfasilitasi jika memang 14 klub tersebut datang dan menyampaikan keinginan memutar kompetisi," kata Ketua Harian BOPI, Haryo Yuniarto, Minggu (16/10).

Sebagai lembaga bentukan pemerintah yang membawahi olahraga profesional, kata Haryo, tak ada alasan untuk menolak. Apalagi, BOPI sudah pernah memfasilitasi pelaksanaan Liga Primer Indonesia (LPI) yang tidak mendapatkan izin dari PSSI di era kepemimpinan Nurdin Halid.

"Tak ada alasan kita untuk menolak karena Liga Primer Indonesia juga pernah melaksanakan kompetisi di bawah pengawasan BOPI," tandasnya.
Sebanyak 14 klub menolak untuk mengikuti Liga Prima Indonesia kerena mereka menilai kompetisi yang diputar PSSI telah menyalahi aturan terutama tidak adanya verifikasi pemain. Rencananya, ke-14 klub itu membentuk kompetisi sendiri dimana kick off dimulai pada 1 Desember 2011.

PSSI: Klub Tak Mau Daftar, Kita Tinggal


Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberi tenggang waktu sampai 26 Oktober 2011 kepada 14 klub yang mengancam memboikot keikutsertaannya dari kompetisi Liga Prima Indonesia 2011-2012.

"Apabila ke-14 klub yang mengancam tidak mau main itu tetap tidak memberikan respons, PSSI akan meninggalkan tim-tim tersebut dan tetap melanjutkan kompetisi yang telah dimulai laga perdananya mempertemukan Persib Bandung melawan Semen Padang," kata Ketua Komite Kompetisi PSSI Sihar Sitorus.

Sihar mengatakan, mulai Senin (17/10/2011) besok, PSSI akan melayangkan surat kepada klub-klub tersebut dan batas waktunya pun telah ditentukan. "Kami ingin kompetisi ini berjalan dengan baik, bukan dengan banyak masalah dan IPL adalah liga resmi, bukan ilegal," katanya.

Sebanyak 14 klub menolak bergabung di kompetisi yang dibuat PT Liga Prima Indonesia Sportindo yang menjadi pengelola kompetisi IPL. Mereka ingin pengelolaan kompetisi dikembalikan ke PT Liga Indonesia. Klub-klub itu mengancam mereka mengancam akan menggelar liga tandingan jika tuntutan mereka tak dipenuhi.

Tim yang memboikot tersebut adalah Persiba Balikpapan, Persipura Jayapura, Persidafon Dafonsoro, Persiwa Wamena, Persela Lamongan, PSPS, Pelita Jaya, Semen Padang, Deltras Sidoarjo, Mitra Kukar, Sriwijaya FC, Arema Indonesia, dan Persisam Samarinda. Persib Bandung juga disebut-sebut akan ikut ambil bagian dalam aksi tersebut.

Klub-klub tersebut meminta PSSI untuk memberlakukan statuta hasil keputusan Kongres II PSSI di Bali, Januari 2011, di mana tim peserta Liga Indonesia hanya akan diikuti oleh 18 klub. Selain itu, 14 tim tersebut pun mempermasalahkan jadwal Liga Prima Indonesia yang tidak mengakomodir kepentingan klub peserta. 

Grup Bakrie Siap Sponsori Penuh Liga Tandingan

Sebuah kabar menarik datang dari kelanjutan kisruh pelaksanaan Indonesia Premier League (IPL), dimana 14 klub menyatakan menolak mengikuti IPL dengan alasan bahwa PSSI sekarang telah melanggar statuta dengan memberikan tiket gratis kepada 6 klub sehingga peserta membengkak menjadi 24. Ke 14 klub yang dimotori oleh Ketum Persisam Harbiansyah tersebut rencanannya akan menggulirkan liga sendiri di bawah pengelolaan PT. Liga Indonesia yang musim lalu menangani Liga Super Indonesia (LSI). Menurut Mafirion yang merupakan CEO Deltras Sidoarjo mengungkapkan bahwa K-14 (Kelompok klub 14) akan tetap berlaga tanggal 1 Desember nanti. "K-14  akan tetap menggelar liga super pada desember nanti, Grup Bakrie yang akan menjadi sponsor penuh, dan liga ini akan bernaung di bawah PT. Liga Indonesia yang dipimpin pak Djoko Driyono. Kami tidak peduli sanksi karena kami benar, PSSI sekarang yang melanggar statuta FIFA dan PSSI sendiri."tegas Mafirion.
Menarik untuk kita tunggu, mengingat hutang PT. Liga Indonesia yang belum lunas pada beberapa pihak seperti hotel dan akomodasi yang mencapai 45 Milyar rupiah. 

Saturday, October 15, 2011

PSSI Beri Deadline Tim Yang Lakukan Mogok

PSSI memberi batas waktu hingga 26 Oktober 2011 kepada 14 tim yang mengancam tidak akan bermain di Liga Prima Indonesia, agar memberi respon.

Apabila ke-14 tim yang mengancam itu tetap tidak memberikan respon, maka PSSI akan meninggalkan tim-tim tersebut dan tetap melanjutkan kompetisi yang telah dimulai dengan laga perdana yang dimainkan oleh Persib Bandung dan Semen Padang, kata Ketua Komite Kompetisi PSSI Sihar Sitorus kepada wartawan di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu.

"Mulai Senin (17/10) kita akan layangkan surat kepada tim tersebut dan batas waktunya pun telah ditentukan. Kita ingin kompetisi ini berjalan dengan baik bukan dengan banyak masalah dan Liga Prima Indonesia adalah resmi bukan ilegal," katanya.

Sementara itu, Manajer Persib Bandung, Umuh Muhtar belum akan menentukan sikap terkait ancaman mogok 14 tim Liga Super Indonesia musim lalu yang tidak akan mengikuti Liga Prima Indonesia apabila pengelolaan liga tetap tidak diserahkan ke PT Liga Indonesia.

"Untuk hal ini kita besok (Minggu/16/10) akan melakukan rapat internal dulu bersama komisaris dan konsorsium Persib. Hasilnya itu, akan kita jadikan keputusan resmi Persib Bandung dalam menyikapi ancaman yang disampaikan oleh 13 tim lainnya," kata Umuh Muhtar usai menyaksikan Maung Bandung bertanding melawan Semen Padang.

Ditegaskannya, meskipun dirinya sebagai manajer tim, namun dalam mengambil keputusan tidak mau gegabah. Sebab, ada komisaris Persib yang mesti dimintai pendapatnya. Apabila hal itu tidak dilakukan dikhawatirkan dirinya akan kembali menjadi sasaran tembak untuk disalahkan oleh komisaris tim, Glen Sagita.

Seperti diketahui, sejumlah klub Liga Indonesia menolak PT Liga Prima Indonesia Sportindo menjadi pengelola kompetisi Liga Indonesia musim 2011-2012. Mereka ingin agar pengelolaan tersebut dikembalikan ke PT Liga Indonesia, Apabila tidak dilakukan mereka mengancam menggelar liga tandingan.

Adapun ke-14 tim tersebut adalah Persiba, Persipura, Persidafon, Persiwa, Persela, PSPS, Pelita Jaya, Semen Padang, Deltras, Mitra Kukar, Sriwijaya, Arema dan Persisam serta Persib yang disebut-sebut ambil bagian.

Klub-klub tersebut meminta PSSI untuk memberlakukan statuta dan hasil keputusan kongres Bali Januari silam bahwa tim peserta Liga Indonesia hanya akan diikuti oleh 18 klub saja. Selain itu, 14 belas tim tersebut pun mempermasalahkan jadwal Liga Prima Indonesia yang amburadul.

Tim Perwakilan AFC Beri Nilai Merah ke PSSI

Dalam Rapat Komite Eksekutif, Kamis (13/10) malam, lima anggota perwakilan AFC turut hadir dan memberikan laporan kinerja pengurus PSSI.  Menurutnya, hasil verifikasi faktual terhadap klub-klub serta memaparkan hasil pemeriksaan terhadap pengelola kompetisi, PT Liga Prima.

Menurut perwakilan AFC, kinerja pelaksana PT Liga Prima banyak mendapat nilai merah.

"Waktu rapat Kamis malam, saya tanyakan langsung kepada perwakilan AFC Suzuki Tokuaki. Memang dia bilang masih ada peluang meskipun sangat tipis sekali. Soal kinerjanya, diibaratkan raport merah. Itu termasuk penyusunan jadwal tanding yang berantakan," tegas Erwin, Sabtu (15/10/2011).

Sampai saat ini, lanjut Erwin, terkait jadwal tanding masih belum final. Sebaliknya, 14 klub berencana akan menggelar kompetisi sendiri sesuai dengan Kongres di Bali.

AFC: Pembukaan Indonesian Premier League Bikin Saya Merinding!!


Tim Assessment Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) yang baru saja menuntaskan verifikasi ke-24 klub peserta Indonesian Premier League (IPL) tampak kagum melihat laga pembuka yang mempertemukan Persib melawan Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Sabtu (15/10) sore.
Itu bisa dipahami, mengingatkick-off kompetisi sepakbola profesional musim 2011/2012 itu disaksikan tak kurang 35.000 penonton, belum termasuk ribuan lainnya yang tidak bisa masuk stadion. Stadion Si Jalak Harupat pun membiru lantaran disesaki puluhan ribubobotoh yang datang dari Bandung dan sekitarnya.
"Fantastis! Stadion benar-benar penuh. Padahal, di luar masih banyak yang belum bisa masuk," ujar Benjamin Tan, Competition Manager AFC, yang diangguki dua rekannya, Shahin Rahmani (Media & Communication AFC), serta Alisher Nikimbaev (Research & Assessment Manager AFC) yang bertindak sebagai ketua tim.
Tontonan menarik itu rupanya mampu menghapus kepenatan mereka setelah menempuh perjalanan selama empat jam dari Jakarta, yang diwarnai kemacetan parah sejak dari Bandung menuju Soreang. Alisher, Benjamin, dan Shahin tampak mengangguk-angguk sambil sesekali tersenyum.
Sebelum duduk di tribun VIP, ketiganya sempat berbincang-bincang dengan beberapa panitia pertandingan (panpel). Setelah itu Benjamin dan Shahin melakukan inspeksi dadakan ke sejumlah ruangan, seperti yang mereka lakukan beberapa hari sebelumnya. "Oke, tidak ada masalah. Kalaupun ada yang perlu dibenahi cuma sedikit," terang Shahin, saat ditanya hasil inspeksinya ke ruang kerja media, ruang ganti pemain, area mixed zone, serta pintu masuk utama.
Di luar stadion, delegasi dari Kuala Lumpur, Malaysia, itu tak kalah kagum melihat banyaknya penjual merchandise khas Maung Bandung – julukan Persib Bandung. Terutama Alisher yang memang membidangi marketing.
Dalam setiap kunjungannya, Alisher paling kerap mengingatkan manajemen klub agar pandai-pandai memaksimalkan potensi yang bisa mendatangkan keuntungan. Salah satunya merchandise, yang pada sebagian besar klub-klub di Indonesia tidak dikelola dengan maksimal. Padahal, selain penjualan tiket dan sponsor, merchandise merupakan sumber pendapatan penting bagi sebuah klub.
"Klub harus punya sistem penjualan merchandise yang bagus. Jangan sampai dijual bebas, sementara klub tidak dapat apa-apa," Alisher mengingatkan dalam berbagai kesempatan.

Review: Penalti Radovic Selamatkan Persib Dari Kekalahan

Tuan rumah Persib Bandung bermain imbang 1-1 dengan Semen Padang pada laga pembuka Liga Prima Indonesia (LPI), Sabtu (15/10) sore di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Semen Padang sempat unggul lebih dulu melalui gol Mustofa Aji pada menit ke-73 melalui tendangan keras kaki kiri yang tak mampu dihalau kiper Persib, Jendry Pitoy.

Namun tak lama setelah tertinggal, Persib langsung menyamakan kedudukan berkat gol penalti legiun asing mereka, Milan Radovic. Wasit menunjuk titik putih setelah Radovic dijatuhkan Tommy Rifka.

Eksekusi penalti Radovic pada menit ke-75 tak mampu dihalau kiper Semen Padang, Samsidar, sehingga membuat kedudukan menjadi imbang 1-1.

Pada awal babak kedua Persib sudah harus bermain dengan 10 pemain setelah bek sayap yang juga pemain timnas, Zulkifli Syukur, mendapat kartu kuning kedua karena menyikut pemain Semen Padang, Esteban Viscara.

Upaya Semen Padang yang unggul jumlah pemain untuk mengejar kemenangan selalu kandas, termasuk tendangan Ferdinand Sinaga di menit-menit akhir pertandingan yang melebar dari gawang Persib.

Skor 1-1 bertahan hingga laga berakhir sekaligus memberi satu angka bagi Persib dan Semen Padang pada pertandingan debut Liga Prima Indonesia ini.

Pencetak Gol:
Persib: Milan Radovic (75 pen)
Semen Padang: Mustofa Aji (73)

Friday, October 14, 2011

Persipura Tolak main di IPL , Lawan Persiba Bantul Besok Batal

Persipura Jayapura tegas dalam sikapi ketidaksiapan PSSI gelar kompetisi. Mereka memastikan tidak akan jalani pertandingan kedua IPL melawan Persiba Bantul di Bantul besok. Sikap menolak main ini sudah dilancarkan juara bertahan setelah menerima draft jadwal kompetisi lima hari lalu.
”Kami biasa tampil di kompetisi bersifat resmi. Kita harus tahu, sebelum berkompetisi apa yang kita perebutkan. Tim juara kemana, dan pendaftaran pemainnya kemana serta seperti apa. Nah, semua pertanyaan itu gak terjawab oleh PSSI. Ini yang membuat kami gak akan bertanding,”tegas Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago kemarin (14/10).
Menurut pelatih berkebangsaan Brazil, jika kompetisi tanpa regulasi dipaksakan, sepak bola Indonesia pasti akan kacau. Makanya, dia juga gak sepakat jika laga hari ini berstatus laga pemuka Indonesian Premier League (IPL). Sebab, semua aturan mainnya belum jelas.
“Artinya, jika Persib atau Semen Padag dan klub lainnya mau pakai 10 pemain asing dalam satu laga juga gak ada masalah. Toh belum ada aturan yang disahkan,” sentilnya.
Persipura, kata Jacksen, juga pertanyakan laga pembuka Indonesian Premier League (IPL). Sebagai juara bertahan, mestinya Persipura diberi penghormatan tampil di laga pembuka dan berstatus tuan rumah. Penghormatan ini layak diterima Persipura apalagi mereka baru saja selesaikan perjuangan di Piala AFC.
”Kenapa PSSI terus menekankan klub jadi profesional dengan bikin PT sementara dirinya sendiri gak bisa terbitkan Manual Liga sebagai panduan berkompetisi? Padahal sepak bola Indonesia ini diharapkan jadi profesional,” tukasnya.
Menatap kompetisi musim ini, Persipura kehilangan Victor Igbonefo yang menyeberang ke Pelita Jaya setelah proses naturalisasinya beres. Sebagai gantinya, Jacksen akan pakai tenaga lokal. Macam Victor Pae, Johannes Tjoe, dan Markjo Kabiay selain bek senior Ricardo Salampessy. Selain Igbonefo, Persipura juga kehilangan Hamka Hamzah dan Rahmad Rivai.
“Kami punya kepentingan tampil di Liga Champions Asia (LCA) tahun depan. Kami tak ingin main di kompetisi gak resmi tanpa regulasi. Kami ingin kompetisi Indonesia satu tapi yang bener dan tiket Champions League kami gak hilang,” pungkasnya.

Persib Tanding, KA Jurusan Ciroyom-Purwakarta Dibatalkan

BANDUNG - Menghadapi pertandingan Persib vs Semen Padang di Bandung, Jawa Barat, Sabtu 15 Oktober 2011, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) II Bandung melakukan perubahan pemberangkatan untuk Kereta Api (KA) kelas ekonomi jurusan Cibatu-Purwakarta.

Kepala Humas PT KAI Daop II Bandung Bambang S Prayitno menjelaskan, KA jurusan Cibatu-Purwakarta hanya beroperasi sampai Stasiun Ciroyom, Bandung. Sedangkan KA dari Ciroyom ke Purwakarta dibatalkan.

Perubahan tersebut terkait dimulainya Indonesia Premier League (IPL) yang menyajikan pertandingan perdana Persib vs Semen Padang di Bandung, Jawa Barat.

"Pembatalan hanya dari Ciroyom-Purwakarta. Artinya, KA Cibatu-Purwakarta masih tetap jalan tetapi hanya sampai Stasiun Ciroyom," ungkap Bambang, di Bandung, Jumat (14/10/2011).

Pembatalan dilakukan sesuai intruksi dari dereksi PT KAI demi keamanan dan kelancaran KA dan penumpang. Pembatalan KA dari Ciroyom menuju Purwakarta hanya berlaku saat Persib tanding besok.

Pembatalan KA, lanjutnya, hanya terjadi di lingkungan Daop II Bandung. Untuk KA lain yang biasa dibatalkan ketika Persib tanding, menurut Bambang, masih menunggu instruksi pusat.

"Misalnya KA Ekonomi Tanjungpriouk-Purwakarta, KA Ekonomi Serayu Jakarta-Kroya, kita masih tunggu keputusan pusat," terangnya.

Dengan adanya pembatalan setengah jalan tersebut, diharapkan suporter sepak bola tidak menggunakan KA sehingga akan terhindar dari bentrok antar suporter dan masyarakat yang selalu menimbulkan korban luka dan materi.

Dia berharap, pembatalan KA akan membuat para suporter tidak lagi menggunakan KA. "Seperti Beberapa tahun lalu dilakukannya pembatalan oleh PT KAI suporter jadi di fasilitasi, misalnya mereka bisa gunakan truk dan bus," tuturnya.

Laga Perdana untuk Menghindari Sanksi AFCLaga Perdana untuk Menghindari Sanksi AFC

BANDUNG - Penantian panjang kompetisi Liga Indonesia dalam kurun waktu empat bulan jeda akhirnya sudah di depan mata. PT Liga Prima Indonesia selaku penyelenggara Kompetisi Indonesia Primer League (IPL) 2011/2012 secara resmi membuka pertandingan perdana, Sabtu (15/10).

Adalah Persib yang mendapat kesempatan tersebut dengan menjamu Semen Padang. Bertindak sebagai tuan rumah, Persib Bandung terakhir kali bermain di Stadion Si Jalak Harupat saat menghadapi Deltras Sidoarjo, 19 Juni silam.

Praktis, ada jeda waktu kompetisi selama empat bulan. Waktu yang terbilang cukup lama setelah organisasi sepak bola tertinggi di tanah air PSSI mengalami periode karut marut.

“Sesuai dengan arahan tim pengelola Liga Prima, besok (hari ini) adalah pertandingan resmi. Kita tidak mengenal pertandingan persahabatan,” ucap Sekretaris Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persib Budhi Bram di kantor PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), tadi malam.

Ditemui di tempat yang sama, perwakilan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Subran Maniam menjelaskan, pertandingan hanya digelar sekali saja. Baru pada 29 November atau selesai penyelenggaraan SEA Games 2011 kompetisi IPL bergulir kembali.

“Tidak ada karena alasan statuta FIFA atau yang lain. Pertandingan digelar untuk menghindari sanksi dari AFC,” tegasnya usai mengadakan technical meeting di PT PBB.

Jika pertandingan tidak digelar pada hari ini, maka kemungkinan PSSI mendapatkan sanksi dari AFC. Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut sanksi apakah yang akan dikenakan. “Yang jelas, hanya digelar satu pertandingan saja di Bandung. Ini dilakukan untuk menghindari sanksi,“ serunya.

Sementara itu pengawas pertandingan Ngadiman Asri menguraikan, sebelum pertandingan nanti akan dibuka dengan acara seremoni. RCTI yang mendapat jatah hak siar akan menayangkan siaran langsung laga perdana yang dipimpin wasit Retu Slamet asal Surabaya.

“MNC sudah resmi jadi media partner Liga Prima. Seremoni dimulai pukul 14.30 WIB,” tambahnya. Laga Persib jumpa Semen Padang pukul 15.30 WIB ini akan menurunklan 1350 personil yang terdiri dari TNI, Polri dan lainnya.

"Tanpa Restu Pemerintah, Breakaway League Mustahil Bergulir"

Kabar mengenai adanya beberapa klub yang berencana memboikot kompetisi Indonesian Premier League dan menggelar breakaway league ditanggapi dingin oleh Ari Wibowo. Menurut CEO Persiraja Banda Aceh ini, niatan menggelar breakaway league ini sulit dilaksanakan tanpa adanya restu pemerintah.

Menurut Ari, pada Bola.net, keinginan 12-14 klub ini untuk menggelar breakaway league tidak bisa disamakan dengan bergulirnya Liga Primer Indonesia, awal tahun lalu.  "Dulu LPI bisa memutar semacam breakaway league karena ada dukungan dari pemerintah. Mereka mengizinkan LPI bernaung dibawah BOPI dan Izin Keramaian dari Kepolisian. Namun, untuk kasus breakaway league yang baru ini saya sangat ragu terjadi hal yang sama," ungkap mantan CEO Aceh United ini.

Lebih lanjut, Ari yakin bahwa izin dari kepolisian bakal turun apabila breakaway klub versi 14 klub ini tetap digelar. Pasalnya, menurut Ari, layak diduga ada misi politis yang berseberangan dengan kepentingan partai yang sedang berkuasa di pemerintahan.

"Ini hanya gertak sambal saja dari kelompok tertentu yang bermaksud menggoyang pengurus PSSI. Jika sampai PSSI gagal memutar kompetisi, maka akan dihujat rakyat banyak. Namun, jika PSSI mampu tegas dan menegakkan aturan main, dengan keberanian memutar kompetisi meski hanya diikuti oleh 10 - 12 klub saja yang punya komitmen mengikuti kompetisi, hal ini akan menjadi pukulan telak bagi kelompok penggoyang tersebut," tandasnya.

IPL Tetap Bergulir Sabtu, MNC Janji Tayangkan

Di tengah gonjang-ganjing jadi atau tidak digulirkannya Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012 pada 15 Oktober ini, muncul pernyataan resmi dari MNC Media bahwa mereka lah pemegang hak siar liga tersebut, dan tetap akan bergulir sesuai rencana.

Awalnya laga antara Persib Bandung melawan Semen Padang besok, Sabtu (15/10) akan menjadi laga pembuka IPL ini. Namun, buntut dari kekisruhan Manager Meeting semalam laga ini terancam batal. Sebab 14 dari 24 peserta klub mengancam akan menggelar liga tandingan.

"Kompetisi Sepakbola Nasional tertinggi di Indonesia yakni Indonesian Premier League (IPL) akan disiarkan secara eksklusif oleh Media Group Terbesar dan Terlengkap MNC Media. Berbagai klub nasional akan bertanding untuk kompetisi penuh IPL selama satu musim ditahun 2011 – 2012," bunyi pernyataan MNC Media yang dikirim melalui press release kepada Bola.net beberapa jam lalu.

"Pertandingan perdana untuk IPL ini akan disiarkan secara eksklusif oleh RCTI salah satu stasiun TV MNC Media, pada Sabtu, 15 Oktober 2011 pukul 14.30 WIB ”LIVE”."

Bukan hanya bergulirnya IPL saja yang masih diperdebatkan. Penunjukan MNC sebagai pemegang hak siar sampai saat ini masih diperdebatkan oleh ANTV yang merupakan pemegang hak siar Liga Super Indonesia musim sebelumnya. "ANTV memiliki hak siar selama 10 tahun, empat musimnya sudah dikerjakan sesuai kontrak," ungkap Wakil Direktur Sport ANTV, Reva Dedi Utama di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu lalu.

"Nilai kontrak ANTV dengan PSSI di era Nurdin Halid sebesar Rp100 miliar. Setiap musim kompetisi bernilai Rp10 miliar. Sehingga, saat ini uang ANTV di PSSI masih ada Rp60 miliar lagi," tandas Reva tegas.

Wim Risjbergen Tonton Persib vs Semen Padang

Meskipun diwarnai kekisruhan internal, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan kompetisi Liga Prima tetap digelar mulai besok.

Jumpa pers di gedung PSSI, Jakarta, Jumat (14/10/2011), seharusnya dihadiri oleh Anggota Exco PSSI, Sihar Sitorus. Namun yang bersangkutan tidak bisa datang karena masih menghadiri rapat antar klub peserta Liga.

Akhirnya PSSI hanya menghadirkan penanggung jawab PSSI saja, Bernhard Limbong. Dia menegaskan akan tetap menggelar laga perdana antara Persib Bandung menjamu Semen Padang, Sabtu besok di stadion Jalak Harupat, Bandung.

Menurutnya, kompetisi harus tetap digelar selain karena deadline dari AFC, juga terkait dari desakan pelatih Timnas Senior, Wim Risjbergen yang ingin mencari pemain dari bergulirnya liga.

"Coach Wim menemui kesulitan jika kompetisi tidak digelar. Kompetisi harus digelar agar Wim bisa mengukur pemain. Ini ujung-ujungnya untuk Timnas juga," ujar Limbong, saat jumpa pers berlangsung, Jumat (14/10/2011).

Bahkan demi mendapatkan pemain baru, Wim rencananya akan menghadiri partai Perdana Liga. "Coach Wim juga akan nonton pertandingan antara Persib melawan Semen Padang itu," sambungnya.

Jadi bisa dikatakan, kompetisi ini tetap akan digelar demi kebutuhan Wim yang ingin mengukur para pemain yang bertanding di Liga nantinya agar bisa dimasukkan ke dalam skuad Timnas.

Ucapan Wim juga pernah disampaikannya sebagai alasan setelah Timnas ditekuk Qatar 2-3. Baginya, dia beranggapan bahwa kekalahanm Timnas dikarenakan belum bergulirnya liga, sehingga dia sulit untuk melihat perkembangan pemain.

Kekuatan Kubu 10 Klub Bakal Bertambah


Juru bicara 10 klub, Ari Wibowo, mengaku yakin beberapa klub dari kubu 14 akan bergabung ke pihaknya untuk mengikuti kompetisi di bawah PSSI.

"Kalau dikatakan ada kelompok 10 dan 14 sama sekali tidak real. Ada beberapa klub yang masih abu-abu. Seperti Persib Bandung dan Semen Padang yang dianggap menolak kompetisi. Dikonfirmasi hingga saat ini, mereka bersedia untuk bertanding besok. Bahkan saat ini Semen Padang sudah berada di Bandung," ungkap Ari kepada wartawan di Hotel Ambara, Jumat (14/10/2011).
Keyakinan Ari bahwa kekuatan 10 klub akan bertambah mengingat PSSI telah membuat keputusan terkait dualisme di tubuh Persebaya Surabaya, Arema Indonesia, dan Persija Jakarta.
"Mereka berada di kubu kami. Dualisme yang diputuskan PSSI berada di kubu kami," kata Ari yang juga CEO Persiraja Banda Aceh.
Lebih lanjut, Ari berpendapat bahwa hanya ada enam klub yang menolak kompetisi sebelum tuntutan mereka dipenuhi. "Tapi ada sekitar empat yang abu-abu. Keempat klub itu hanya melihat arah anginnya ke mana. Begitu kompetisi digelar, mereka akan berpikir dua kali," ujar Ari.
Sebagaimana diberitakan, peserta kompetisi pada musim ini terpecah menjadi dua kubu yakni kubu 14 klub dan kubu 10 klub. Kubu 14 klub menolak mengikuti kompetisi pada 15 Oktober bila PSSI tidak mengembalikan PT Liga Indonesia sebagai pengelola kompetisi, sementara kubu 10 klub bersikeras mengikuti kompetisi sesuai yang direncanakan PSSI di bawah pengelolaan PT Liga Prima Sportindo.

Kubu 10 Klub Jalankan Kompetisi Sesuai Aturan AFC


Kubu 10 klub menilai, mereka tetap akan mengelar kompetisi yang sudah ditetapkan oleh PSSI. Juru bicara kubu 10 klub, Ari Wibowo, mengatakan, kompetisi tetap bisa berjalan meski hanya diikuti oleh 10 klub saja.

"Kalau sesuai aturan AFC, cukup minimal sepuluh klub sudah sah menjadi liga profesional dan jumlah maksimal pertandingan 30 laga," jelas Ari di sela-sela acara workshop klub dengan AFC, Jumat (14/10/2011).
"Kalau dikatakan ada kelompok 10 dan 14 sama sekali tidak real. Ada beberapa klub yang abu-abu. Seperti Persib Bandung dan Semen Padang yang dianggap menolak kompetisi padahal mereka masih bersedia untuk bermain," lanjutnya.
Seperti diketahui, klub liga Indonesia kini terbagi menjadi dua kubu. Kubu 10 klub menjadi pihak yang tetap mengikuti kompetisi PSSI yang akan digelar pada tanggal 15 Oktober mendatang, sedangkan kubu 14 klub adalah kubu yang menentang kompetisi bikinan PSSI dan bersiap untuk menggelar kompetisi lain yang dimulai pada 1 Desember mendatang.
Justru, kata Ari, kubu 14 klub yang akan kesulitan mengelar kompetisi karena tidak akan mendapat dukungan dari berbagai pihak. "Justru itu akan menjadi bumerang dan mereka akan dihujat sama suporter mereka sendiri," tambah Ari.