iklll

Showing posts with label PEMAIN. Show all posts
Showing posts with label PEMAIN. Show all posts

Friday, October 21, 2011

Terancam Hukuman Berat, Persema Siap Bantu Irfan Bachdim

Manajemen Persema berjanji akan membantu kasus yang menimpa pemain andalannya Irfan Bachdim akibat mangkir dari latihan Timnas U-23 belum lama ini.

"Kami akan berusaha menemui dan membicarakannya dengan Komdis. Kami juga akan pelajari kasusnya agar ada titik temu dan jalan terbaik," ujar CEO Persema Didied Poernawan Affandi.

Didied mengemukakan, dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan memanggil Irfan Bachdim untuk mengetahui duduk perkaranya, sehingga menyeret mantan pemain Ajax Amsterdam itu terbelit persoalan pelik yang kemungkinan besar berujung sanksi.

Menyinggung sikap manajemen yang berkaitan dengan klub, Didied mengatakan, kemungkinan kontraknya juga akan direvisi, meski tidak akan dicoret dari deretan pemain Persema.

"Bisa saja nanti ada penyesuaian nilai kontrak atau gaji, jika sanksi itu benar-benar dijatuhkan pada Irfan. Sebab, sesuai ketentuan jika mangkir dari latihan timnas, pemain akan dikenakan denda sebesar Rp100 juta dan dilarang main selama enam bulan," tegas dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya tersebut.

Jika sanksi Komdis yang diputuskan pekan depan (Senin, 24/10) itu sesuai ketentuan, maka Persema tidak bisa menurunkan Irfan Bachdim di ajang Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012 selama enam bulan.

Tidak bisa dimainkannya Irfan Bachdim di ajang IPL tersebut merupakan kerugian besar bagi Laskar Ken Arok, sebab Bachdim sangat diharapkan menjadi tandem Emile Bertrand Mbamba di lini depan. 

Wednesday, October 19, 2011

ALVIN TUASALAMONY BERMAIN 90 MENIT, CS VISE MENANG.

 BELGIA-Pekan ke 9 Divisi Dua Liga Belgia (16-10-2011) , mempertemukan CS Vise melawan Waasland Beveren yang merupakan tim papan atas di Divisi Dua yang berakhir dengan kemenangan CS Vise 1-0 melalui gol yang diciptakan oleh Jean Lecomte pada menit ke 16. Pada pertandingan ini, pemain mantan pemain SAD Indonesia yaitu Alvin Tuasalamony bermain penuh 90 menit sebagai bek kiri, sedangkan 2 kompatriotnya Yericho dan Yandi Munawar hanya duduk di bangku cadangan. Dengan kemenangan ini, CS Vise untuk sementara bertengger di posisi 6 klasemen sementara dengan 16 poin sama dengan poin yang diperoleh Waasland Beveren yang menduduki peringkat ke 5, namun unggul selisih gol. Alvin sudah mulai mendapat kepercayaan dari pelatih Martin Domissini untuk menempati posisi bek kiri. Sedangkan Yericho dan Yandi Munawar masih harus bekerja keras untuk membuktikan bahwa diri mereka pantas masuk starting eleven.

RD : Bachdim Dicoret Karena Ngeyel

Pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan membantah klaim Irfan Bachdim yang menyatakan pencoretan dirinya dari Timnas U-23 disebabkan masalah miskomunikasi. RD bahkan menyatakan bahwa Bachdim sudah tahu sejak awal bahwa dirinya akan dicoret dari skuad Garuda Muda.

Sebab, sebelumnya, Irfan telah dihubungi oleh RD yang memintanya datang pada tanggal 16 Oktober, namun penyerang blasteran Indonesia-Belanda ini menyatakan baru bisa datang pada tanggal 23 dengan berbagai alasan. Dari mulai masalah keluarga hingga jadwal syuting iklan.

"Dicoretnya Irfan murni ketidakcocokan masalah deal soal kedatangan waktu, Irfan minta tanggal 23 Oktober. Untuk tanggal segitu jelas sudah sangat telat," ujar RD kepada wartawan usai latihan bersama Timnas U-23 di stadion Gelora Bung Karno, Rabu (19/10/2011).

"Jika Irfan meminta datang tanggal 23, dia akan kehilangan pertandingan ujicoba dan itu bisa malah merugikan tim, tentu saya lebih mengedapankan pemain yang sudah siap dan telah bersama-sama selama ini di tim," kata mantan pelatih Persija Jakarta ini.

RD juga menambahkan, persoalan Irfan bukanlah soal miskomunikasi, karena Irfan saat itu sudah setuju dengan pencoretan tersebut karena masalah kesepakatan kedatangan waktu.

"Dia tahu itu bahwa saya memintanya datang tanggal 16 dan dia bilang tidak bisa. Saya bilang, sorry Irfan, jika kamu datang tanggal 23, saya akan coret kamu, karena kamu akan datang sangat terlambat untuk persiapan," jelasnya.

"Kondusifitas tim sedang bagus, saya tak ingin ada pemain yang diistimewakan. Jika bilang siap bela Garuda, semua yang di sini juga pasti siap bela Garuda," tegasnya.

Aksi Pemain Naturalisasi Tetap Buat RD Tersenyum

Jakarta - Ternyata kinerja pemain naturalisasi Diego Michels berbanding terbalik dengan Irfan Bachdim. Saat Bachdim tercoret karena tidak penuhi panggilan timnas, Diego malah telah membuat pelatih Rahmad Darmawan tersenyum.

Diego adalah satu-satunya pemain naturalisasi yang masih tersisa dalam skuad 'Garuda Muda' jelang turun di SEA Games November mendatang. Pemain yang sering diplot sebagai bek tengah itu memang mampu memenuhi kekurangan stok pemain belakang yang dialami timnas.

Selain itu, menurut pemaparan Rahmad kepada wartawan usai sesi latihan Selasa sore (19/10/2011), Diego juga mampu bekerjasama dan berhubungan baik dengan para pemain, sehingga berpengaruh pada permainan dilapangan.

"Saya puas dengan kinerjanya sampai hari ini, dia tidak saja memberi contoh bagaimana attitude (sikap) pemain profesional," ujar RD menanggapi kinerja pemain yang menimba ilmu di klub Belanda, Go Ahead Eagles, itu. "Tapi secara umum dia pemain yang mudah beradaptasi dengan yang lain,"

"Dia mau bercanda, terus melakukan komunkasi dgn pemain yang lain, sehingga hubungannya cair. saya harap semoga dia bisa memberikan suntikan untuk tim," jelas pelatih yang sukses bersama Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC itu.

Sebelumnya ada tiga pemain berdarah asing didalam tim 'Garuda Muda' yaitu Diego, Ruben Warbanaran, Kim Jeffrey Kurniawan, dan Irfan Bachdim. Namun Ruben dan Kim arus dipulangkan lebih dulu, lalu disusul oleh Irfan akibat tidak memenuhi panggilan timnas setelah membela Qatar bersama timnas senior di ajang Pra-Piala Dunia 2014.

Tuesday, October 18, 2011

Bachdim Penuhi Panggilan PSSI , Datang Dengan Berkemeja Hitam

Pemain Tim Nasional Indonesia Irfan Bachdim memenuhi panggilan Komisi Disiplin PSSI, Selasa (18/10/2011). Dengan mengenakan kemeja hitam dan celana jins, Irfan datang ke kantor PSSI sendirian.
Irfan sendiri masih enggan berbicara kepada media terkait kedatangannya. Dirinya hanya duduk dan tampak sibuk dengan ponselnya. Tak satu pun kata yang terlontar dari mulutnya.
Komite Disiplin PSSI memang menjadwalkan pemanggilan Irfan terkait mangkirnya striker Persema Malang tersebut dari panggilan Timnas U-23 untuk persiapan SEA Games 2011, November nanti.
Rencananya, pemain keturunan Belanda ini akan diterima oleh Wakil Ketua Komite Disiplin PSSI Catur Agus Saptono. Ketua Komite Disiplin PSSI Bernhard Limbong yang selama ini aktif berkomentar soal masalah Irfan ini tengah berada di luar kota.
Irfan tidak hadir dalam latihan resmi yang dilakukan Timnas U-23 sebagai persiapan untuk SEA Games. Usai laga Timnas senior melawan Qatar, Selasa lalu, Irfan disebut tak pernah datang latihan. Pelatih Rahmad Darmawan mengatakan, dirinya memutuskan untuk mencoret Irfan karena tak bisa datang latihan dengan alasan melakoni syuting dan juga keperluan untuk keluarga. Setelah itu, melalui akun Twitter-nya, Irfan mengatakan tak bisa hadir latihan karena dia dan istrinya dalam kondisi yang kurang sehat meski dia juga tak menampik juga melakukan kegiatan untuk salah satu sponsornya.

Ulang Tahun, Miljan Radovic Dilempar Telur

Playmaker Persib Bandung Miljan Radovic tidak menganggap ulang tahunnya yang ke-36 sebagai hari spesial, namun dia merindukan lemparan telur dan tepung terigu.

Dan hal itu pun terwujud. Usai sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Selasa (17/10/2011), Radovic langsung diserbu rekan-rekannya di Persib dengan lemparan telur dan tepung terigu.

Miljan pun nampak pasrah ketika teman-temannya menumpahkan tepung terigu dan telur mentah ke arah kepalanya, dengan diakhiri ucapan selamat ulang tahun.

"Ini ultah saya yang ke-36, tidak ada yang spesial buat saya, tapi saya merindukan suasana seperti ini," kata pemain kelahiran Niksic, Montengero 18 Oktober 1975 itu.

Ditanya soal harapannya bersama Maung Bandung di musim keduanya, Radovic berharap musim ini dirinya bisa memberikan gelar juara dan mencetak lebih banyak gol dari musim sebelumnya.

"Istri dan anak saya adalah penyemangat buat saya, mereka selalu mendukung saya disini (Bandung). Saya berkeyakinan musim ini Persib bisa juara. Mudah-mudahan saja semuanya bisa terwujud," harap Miljan. [jul]

FOTO DAVID BECKHAM BUGIL

Siapa sih yang ga kenal David Beckham, The Perfect Guy From England. Wajah tampan dan body sexy,,,uhhhhh


Monday, October 17, 2011

Persibo Terpikat Mantan Pemain Persib Bandung

 Tak masuk dalam tim Persib Bandung ke kompetisi musim ini, Munadi menjajal seleksi di Persibo Bojonegoro. Usaha Munadi tak sia-sia karena kubu Persibo mulai terpikat kepadanya.

Pelatih Paulo Camargo yang baru sepekan menangani Persibo menyatakan ketertarikan kepada Munadi. Hal ini diutarakan asisten Camargo, Wanderley Junior. “Camargo memang terpikat dengan kemampuan Munadi,” jelas Wanderley.

Camargo sudah punya rencana untuk Munadi. Untuk sementara, ia sedang mengusulkan nama gelandang 22 tahun ini kepada manajemen Persibo. Gelandang lincah ini diharapkan mampu mempertajam serangan Laskar Angling Dharma.

Dijelaskan Wanderley, Camargo sudah mengetahui kemampuan Munadi. Itu setelah pemain yang sempat dipanggil untuk mengikuti tes tim nasional Indonesia U-23 ini mengikuti latihan bersama dengan para pemain Persibo dalam beberapa pekan terakhir di Bojonegoro.

Selain Munadi, Camargo juga merekomendasikan beberapa pemain lokal untuk bergabung dengan tim kebanggaan Boromania itu. Dari daftar itu di antaranya terdapat nama mantan kiper Persik Kediri, Fauzi Toldo.

Diego Michiels Senang Gabung Timnas SEA Games


Bek timnas U-23, Diego Michiels merasa senang bisa terpilih dalam skuad proyeksi SEA Games yang akan berlangsung pada 11 hingga 22 November 2011. Diego adalah pemain naturalisasi Indonesia berdarah Belanda.
“SEA Games akan menjadi turnamen besar pertama saya. Saya merasa senang dan bangga bisa tergabung dalam timnas Indonesia U-23,” ujar Diego di Hotel Hyatt Jakarta, Senin 17 Oktober 2011.
“Saya berjanji akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” tekad Diego.
Diego Michiels lahir di Deventer, Belanda, 8 Agustus 1990. Dia memulai karirnya di Go Ahead Eagles, klub Eerste Divisie (Divisi II Liga Belanda). Dia bermain satu tim dengan salah satu pemain yang juga dinaturalisasi PSSI, Joey Suk.
Pada 7 April 2011, pemain belakang ini dinaturalisasi oleh PSSI dan bergabung dengan timnas U-23 proyeksi SEA Games. Selain Diego, pemain naturalisasi yang sebelumnya bergabung adalah Joey Suk dan juga Ruben Wuarbaran. Namun dari pemain naturalisasi tersebut, tinggal Diego yang masih bertahan.

ANTV vs RCTI, Diego Michiels dilarang tampil di acara DAHSYAT.

Tampaknya perseteruan di PSSI berdampak pada pemain. Itulah yang dirasakan oleh Diego Michiels, bek naturalisasi Timnas U-23 kelahiran Belanda. Direncakan tampil di acara musik DAHSYAT di RCTI pagi tadi, tetapi karena dilarang oleh klubnya Pelita Jaya, maka pria bergigi emas itupun membatalkan rencananya. Saat ditanya tentang alasan batalnya Diego tampil di acara DAHSYAT, dia menjawab singkat "Klub melarang saya tampil di acara apapun selain TV One dan ANTV" katanya. Pelita Jaya yang merupakan klub Diego bermain merupakan klub yang dimiliki grup Bakrie, pihak yang juga menguasai stasiun ANTV. Dengan diberikannya hak siar IPL kepada MNC Grup, ANTV pun merasa "di dzalimi" pengurus PSSI saat ini. Perseturuan antara ANTV dan MNC Grup pun tidak dapat dihindari dan secara tidak langsung juga berpengaruh pada pemain seperti Diego.

Sunday, October 16, 2011

Bawa Adelaide United Menang, Van Dijk katakan Indonesia

Dalam Lanjutan Australia League, Adelaide United berhasil menundukan Melbourne Victory dengan score 1-0, pencetak Goll Adelaide adalah Sergio Van Dijk. Usai Pertandingan, Dalam Konferensi Pers, Salah Satu Free Writer Menanyakan Apakah Ada harapan anda yang belum tercapai ? Van Dijk mengatakan bahwa bersama Level Klub ia sudah Puas, gelar Top Scorer sudah pernah ia rengkuh, Tapi Dia belum bisa merasakan kesempurnaan bersama level Timnas. Dia merasa belum puas. "I'm not satisfied, because I never feel anything with a country. hopefully together with Indonesia, I can feel the perfection, playing in world cup. "
(Aku tidak puas, karena saya tidak pernah merasakan apa-apa dengan sebuah negara. mudah-mudahan bersama-sama dengan Indonesia, saya bisa merasakan kesempurnaan, bermain di piala dunia).

Friday, October 14, 2011

Alasan Irfan Bachdim Meninggalkan Pelatnas

Setelah membuat berang pengurus PSSI dengan ulahnya meninggalkan Pelatnas Timnas U-23 tanpa keterangan, kini kepergiannya mulai menemui titik terang. Melalui BBM (Blackberry Messenger), Irfan Bachdim menjelaskan kepergiannya dari Pelatnas karena sedang menunggui istrinya (Jennifer Kurniawan) yang mengalami keguguran pada kandungannya. "Saya sedang menemani Jennifer, Kandungannya bermasalah. Saya tidak bisa meninggalkannya sendirian." tulis Irfan. Namun tidak dijelaskan dia sedang berada di mana. Saat dikonfirmasi kepada Bernhard Limbong tentang kabar itu, dia menyatakan tidak peduli alasan Irfan, hukuman akan tetap ada. "Kalau kabar itu benar (Menunggui istri yang sedang sakit) ya kita lihat saja nanti, yang pasti tidak ada toleransi apabila alasannya meninggalkan Pelatnas tidak tepat, tetap ada sanksi, dia(Irfan Bachdim) tidak izin kepada pelatih" tegas Limbong yang merupakan perwira TNI tersebut. Kini nasib Irfan di Timas U-23 di ujung tanduk karena kejadian ini, ditambah lagi dengan rencana kedatangan penyerang tim junior Penarol Syamsir Alam.

Irfan Bachdim Minggat dari Timnas U-23

Penyerang Irfan Bachdim minggat dari Timnas U-23. Ia kabur dari pelatnas sejak tiga hari yang lalu dan tidak diketahui keberadaannya. Bachdim masuk ke timnas senior Indonesia saat menghadapi Qatar pada Selasa 11 Oktober 2011. Keesokan harinya, Bachdim seharusnya pulang dan bergabung lagi ke pelatnas timnas U-23.

Namun, hingga kini pemain berdarah Belanda itu tak diketahui berada di mana. Ia juga absen saat skuad Garuda Muda menghadapi laga uji coba melawan Persikabo Bogor, Kamis 13 Oktober 2011.

"Untuk Irfan Bachdim sampai hari ini belum ada keterangan yang bersangkutan ada di mana. Kami sudah kirim surat mudah-mudahan ada respon," kata Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, seusai memimpin latihan timnya di SUGBK, Jumat sore, 14 Agustus 2011.

Menurut penanggung jawab Timnas, Bernard Limbong, pihaknya tak segan-segan akan menghukum Bachdim jika pemain Persema Malang itu tak memiliki alasan yang kuat untuk pergi dan tidak pulang.

Limbong menduga mungkin adalah masalah pribadi. Jika itu betul, maka nanti akan dicari tahu apa masalahnya. Limbong mengaku sudah  berkomunikasi dengan klub asal Irfan Bachdim.  "Jadi, kalau melebihi batas kewajaran pasti ada sanksi. Saya pastikan itu," tambah Limbong.

Limbong berharap, Bachdim dapat segera kembali ke pelatnas sebelum timnas U-23 menghadapi laga persahabatan melawan Persiba Bantul. "Mudah-mudahan besok masuk karena lawan tanggal 16 kita bertanding lagi," paparnya.

Persema Mencari Pengganti Seme Patrick

 Manajemen Persema terpaksa mencari pengganti Seme Pierre Patrick untuk mengisi kekosongan lini belakang setelah pemain asal Kamerun itu tidak merespon tawaran kontrak manajemen hingga batas waktu yang ditetapkan.

CEO Persema Didied Poernawan Affandi, Jumat, mengemukakan, hingga batas waktu yang ditentukan (Rabu, 12/10), Seme tidak memberi kabar apapun terkait kontrak yang ditawarkan oleh manajemen.

"Hingga batas waktu yang kami berikan, Seme tidak menghubungi manajemen, artinya Seme tidak menerima nilai kontrak yang ditawarkan kami tawarkan, sehingga dia boleh berlabuh ke klub lain," tegasnya.

Karena Seme sudah memutuskan untuk tidak lagi memperkuat Laskar Ken Arok pada musim kompetisi 2011-2012, maka manajemen dalam waktu dekat ini akan mendatangkan pemain asing untuk mengikuti seleksi.

Saat ini, Persema masih memiliki dua pemain asing setelah mencapai kesepakatan dengan Emile Betrand Mbamba. Sebelumnya juga sudah mengikat kontrak dengan Guy Betrand Ngon Mamoun (pemain lama).

Mbamba bakal menempati posisi depan (striker) bersama Irfan Bachdim dan Ngon mamoun adalah gelandang (lini tengah), sehingga Persema masih membutuhkan pemain asing di lini belakang (center back).

Lebih lanjut Didied mengatakan, pihak optimistis jika dalam waktu dekat ini sudah ada beberapa pemain asing yang akan mengikuti seleksi."Pokoknya tunggu saja, pasti posisi belakang yang ditinggalkan Seme segera terisi," ujarnya.

Berlarut-larutnya negosiasi kontrak antara manajemen Persema dengan Seme Pierre Patrick adalah merosotnya nilai kontrak yang cukup drastis, yakni turun 50 persen dibandingkan dengan nilai kontrak musim lalu.

Kontrak Seme Patrick bersama Persema akan berakhir pada akhir November mendatang, sehingga pemain yang sudah memperkuat Persema selama tiga musim itu masih tetap mengikuti latihan.

Sebenarnya penurunan nilai kontrak pemain tidak hanya terjadi pada Seme Patrick, namun merata dan menimpa seluruh pemain lama. Penurunan nilai kontrak itu sebagai akibat dari kucuran dana dari konsorsium LPI sebagai penyandang dana Persema yang juga minim.

Padahal, klub yang akan berlaga di ajang Liga Prima Indonesia itu sebanyak 24 klub, yang artinya biaya operasional pertandingan tandang (away) juga lebih banyak.

Thursday, October 13, 2011

Kisruh Kepengurusan, Bepe Tinggalkan Persija?


 Ikon Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, memberikan sinyal bakal mengakhiri 11 tahun karirnya bersama klub kebanggaan Ibukota Jakarta tersebut.
Bepe, sapaannya, tak pernah merumput di klub Indonesia lainnya selain Persija, sejak menginjak karir di tim senior pada tahun 1999 lalu. Pencetak gol terbanyak timnas Indonesia dengan 41 gol, termasuk pada laga uji coba, itu sempat merumput di Belanda Malaysia, namun pada akhirnya kembali lagi ke Macan Kemayoran.
“Kemungkinan saya meninggalkan Persija Jakarta, berbanding terbalik dengan peluang Ferry Paulus memenangkan kasus ini. Artikan secara cermat,” demikian Bepe dalam akun twitter-nya, @bepe20.
Bepe telah mencetak 155 gol di semua kompetisi resmi yang diikutinya bersama Persija Jakarta.
Pernyataan ini berhubungan dengan kasus dualisme kepengurusan di Persija Jakarta. PT. Persija Jaya Jakarta yang dipimpin Ferry Paulus menunjukkan bukti kuat sebagai pengelola sah klub Persija Jakarta, namun PSSI memenangkan PT. Persija Jaya, yang dipimpin Bambang Sucipto dan mantan CEO klub LPI, Jakarta FC, Hadi Basalamah.
Secara historis, PT. Persija Jaya Jakarta juga yang mengelola Persija pada musim kompetisi tahun lalu, sementara Hadi Basalamah sebelumnya sama sekali tak memiliki kaitan apapun dengan klub Persija Jakarta.
Kabarnya saat ini Ferry Paulus telah mengikat kontrak dengan pemain-pemain senior Macan Kemayoran, termasuk Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan.
Di kubu Hadi Basalamah, mereka dikabarkan akan menggunakan mantan pemain Jakarta FC, yang saat ini tak bernaung di liga manapun.

TONNIE CUSSEL SELEKSI DI DELTRAS SIDOARJO

Pemain Naturalisasi yang juga sepupu Stefano Lilipaly yaitu Tonnie Cussel Lilipaly akan menjalani seleksi di Klub Deltras Sidoarjo. Pemain yang berposisi sebagai penyerang di klub divisi 3 Belanda G.V.V.V ini sudah berada di Surabaya dan nanti sore akan bergabung dengan skuad Deltras yang lain untuk menjalani latihan sekaligus seleksi. Deltras memang membutuhkan penyerang setelah Pelatih Jorg Piter memutuskan untuk mencoret Franco Hitta. Saat dikonfirmasi mengenai kehadiran Tonnie Cussel, Mafirion yang menjabat sebagai CEO Deltras membenarkan kabar tersebut. "Memang benar mulai hari ini (14/10/2011) Deltras akan kedatangan pemain naturalisasi yang berposisi sebagai penyerang, namanya Tonnie. Dia akan menjalani seleksi dulu selama 2 hari, kalau Jorg membutuhkan dan tertarik maka akan langsung kita nego." tandas Mafirion. Seperti dikabarkan bahwa Tonnie Cussel merupakan pemain yang dapat bermain di tiga posisi, sayap, gelandang serang dan penyerang.

AKHIRNYA LIMBONG IJINKAN SEMUA PEMAIN NATURALISASI MASUK TIMNAS

Ditemui di kediamannya kemarin (13-10-2011), Bernhad Limbong akhirnya menyatakan bahwa semua pemain naturalisasi boleh masuk TIMNAS. "Mereka khan sudah WNI, ya tidak apa-apa kalo mau masuk Timnas, itu hak mereka. Asalkan dipilih Wim (Rijsbergen) ya tidak masalah" tegas Limbong. Pernyataan ini menepis anggapan bahwa Limbong anti pemain Naturalisasi. "Saya sebenarnya tidak alergi naturalisasi, sekarang saya akui memang Timnas butuh mereka (pemain naturalisasi), tapi saya jamin naturalisasi ini yang terakhir karena PSSI akan menggiatkan pembinaan." tambah Limbong.
Limbong selama ini dianggap sebagai petinggi PSSI yang paling kontroversial mengenai beberapa pernyataannya kepada media. Dikarenakan belum ada Juru Bicara Resmi PSSI. "Semua petinggi PSSI itu punya hak untuk memberikan statement, kenapa harus ada juru bicara?" tegas Limbong.

Soal Status Pemain, PSSI Rentan Tabrak Aturan


 PSSI telah menetapkan bahwa  kick off Liga Super 2011-2012 akan digelar 15 Oktober 2011. Namun hingga saat ini belum satupun pemain dari tim peserta dinyatakan lolos verifikasi sesuai dengan aturan yang berlaku di PSSI.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota Exco PSSI, La Nyalla Mattalitti. Menurut pria yang juga ketua Komite Status dan Alih Status Pemain PSSI itu, situasi ini akan menciptakan iklim yang tidak sehat pada kompetisi nasional musim ini.

"Beberapa hari menjelang kick off Kompetisi PSSI 2011/2012, segudang persoalan masih melilit PSSI. Mulai dari soal badan hukum penyelenggara kompetisi hingga sejumlah tahapan penting dan vital yang tidak dilakukan," kata La Nyalla lewat rilisnya ke sejumlah media, Kamis, 13 Oktober 2011.

"Tahapan penting dan vital yang tidak dilakukan PSSI menjelang Kompetisi 2011/2012 ini adalah Verifikasi dan Pengesahan Status dan Alih Status Pemain."
Menurut La Nyalla, tahapan ini jelas diatur dalam Peraturan Organisasi Nomor 3 Tahun 2009, tentang Pemain: Status dan Alih Status Pemain. La Nyalla mengaku sampai sekarang Komite Eksekutif, melalui Komite Status dan Alih Status Pemain cq. Direktorat Status dan Alih Status Pemain, belum pernah menerima dan mengesahkan Manual Liga yang menjadi acuan verifikasi dan pengesahan status pemain, pelatih dan official yang akan mengikuti Kompetisi 2011/2012.

"Padahal disebutkan bahwa semua pemain yang turun dalam Kompetisi nanti harus verrified dan legal. Harus telah diverifikasi dan telah disahkan. Tetapi apa yang terjadi? Tahapan ini sama sekali tidak dilakukan! Buktinya, Komite Status dan Alih Status Pemain cq. Direktorat Status dan Alih Status Pemain sama sekali tidak pernah melakukan verifikasi dan pengesahan pemain," beber La Nyalla.

"Dari sini dapat disimpulkan, bahwa dengan tidak dilakukannya sejumlah tahapan yang diatur dalam PO tersebut di atas, otomastis para pemain yang akan turun dalam Kompetisi 2011/2012 nanti adalah pemain yang not verryfied dan illegal."

PO PSSI No.3/2009
Tentang Pemain: Status, Alih Status dan Perpindahan
Pasal 5
Legalitas Pemain
Ayat 1 : Legalitas status Pemain *ditetapkan dan disahkan  oleh Komite Eksekutif PSSI cq. Direktorat Status dan Alih Status Pemain, di bawah pengawasan Komite Status dan Alih Status PSSI.

Ayat 2: Penetapan dan pengesahan Pemain oleh Direktorat Status dan Alih StatusPemain setelah Badan Liga Indonesia (BLI) atau pelaksana teknis yang ditunjuk, melakukan Verifikasi Fakta Aktual tentang jejak prestasi (track record) Pemain dan tingkatan/ strata Klub asal Pemain.

Ayat 3: Setiap Pemain yang bermain pada kompetisi yang diselenggarakan oleh PSSI, maka Pemain yang bersangkutan diharuskan terlebih dahulu memperoleh pengesahan, yang meliputi Pengesahan Status Pemain dan Pengesahan Syarat Administratif Pemain.

Ayat 4: Pemain yang berhak bermain mengikuti Kompetisi Liga Super atau Divisi Utama ditetapkan oleh BLI setelah memenuhi Verifikasi dan pengesahan Syarat Administrasi Pemain.

Pengamat Ragukan Niat PSSI Gunakan Pemain Naturalisasi di Timnas

Nada miring seputar niat PSSI untuk menjadikan pemain naturalisasi masuk sebagai skuad tim nasional Indonesia yang kini menjalani pertandingan Pra-Piala Dunia 2014, muncul dari pengamat sepakbola dunia, Rayana Djakasurya.

Rayana berpandangan, insan sepakbola Indonesia tidak dapat sepenuhnya menaruh harapan besar bahwa Victor Iqbonevo, Greg Nwokolo, Stevano Lilipaly, Jhonny van Beukering, dan Tonnie Cussel, mampu mendongkrak prestasi tim nasional Indonesia. Alasan yang dikemukakannya, yakni para pemain tersebut tidak memiliki persiapan yang cukup untuk menghadapi sebuah laga prestisius seperti Pra-Piala Dunia 2014.

"Simpel saja, sepakbola di negara manapun tidak bisa dibangun dengan cara instan. Prestasi merupakan sebuah investasi. Artinya, itu perlu dipersiapkan dengan matang dan penuh perhitungan," terang Rayana yang kerap tampil di beberapa stasiun televisi swasta untuk mengupas pertandingan Liga Italia tersebut kepada Bola.net, belum lama ini.

Rayana menambahkan, dengan asumsi pemusatan latihan yang akan kembali digelar manajemen tim nasional Indonesia pada akhir Oktober mendatang, menimbulkan keraguan terkait stamina dari kelima pemain tersebut. Belum lagi, persoalan klasik, yaitu macetnya organisasi dan minimnya komunikasi permainan di lapangan yang akan dihadapi karena belum sejiwa dengan pemain lainnya.

"Apakah saat masuk pemusatan latihan nanti, kondisi stamina dari kelima pemain naturalisasi tersebut sama dengan pemain yang lebih dahulu menjadi skuad timnas? Kalau tidak, omong kosong kita mengharapkan hasil yang baik," tukas pengamat dan komentator sepakbola serta kontributor tabloid olahraga maupun televisi di Indonesia yang sempat lama menetap di Roma, Itali, tersebut.

"Sekali lagi, saya ragu dan memang tidak yakin mereka mampu memberikan kemenangan apalagi gelar juara," tutupnya.